7 cara mengobati kanker payudara yang dinilai paling ampuh

jawa pos. com.jpg

Sumber : Jawapos.com

Dalam menangani pengobatan kanker payudara pada setiap orang berbeda-beda. Hal tersebut tergantung pada ukuran massa, tingkatan stadium kanker, jenis kanker yang diderita, serta sensitivitas kanker terhadap hormone. 

Menurut hellosehat bahwa sebelum proses pengobatan kanker payudara direkomendasikan kepada pasien, dokter biasanya mempertimbangkan banyak hal, seperti usia, apakah sudah menopause atau belum, status protein HER2, estrogen, dan progesterone juga ukuran benjolan dan seberapa jauh serta jenis kanker payudara yang dimiliki.

Nah, berikut ini cara-cara mengobati kanker payudara dari segi tinjauan medis.

  1. Operasi

Cara utama yang biasanya dipilih dalam mengobati kanker payudara adalah operasi. Tindakan medis ini bertujuan untuk mengangkat benjolan kanker yang ada dalam jaringan payudara maupun area sekitarnya guna untuk membantu meringankan gejala kanker pada stadium akhir.

Operasi ini terbagi menjadi dua jenis :

  1. Operasi konservasi payudara

Prosedur operasi ini memiliki banyak nama lain, yaitu: lumpektomi, mastektomi parsial, mastektomi segmental, atau kuadrantektomi. Tindakan operasi ini dilakukan dengan mengangkat area payudara yang terkena kanker serta sebagian kecil jaringan sehat yang berada di sekitarnya.

Lumpektomi ini umumnya disarankan untuk menghilangkan tumor kecil. Dengan melakukan operasi ini, kanker dapat diangkat dengan tanpa mengambil terlalu banyak jaringan yang ada di sekitarnya. Untuk kisaran jumlah banyaknya jaringan payudara yang diangkat tergantung pada ukuran, lokasi tumor, dan faktor lainnya.

Keuntungan dari melakukan pengobatan ini yaitu jaringan payudara tidak menghilang sepenuhnya. Akan tetapi, terkadang masih dibutuhkan radiasi tambahan untuk memastikan sel kanker terangkat tak tersisa.

  1. Mastektomi

Mastektomi memiliki dua jenis yaitu sederhana dan radikal. Mastektomi sederhana ini juga disebut parsial yang merupakan pengangkatan semua jaringan payudara termasuk jaringan lemak, kulit, pembuluh, dan lobulus.

Nah, sedangkan mastektomi radikal atau total merupakan prosedur yang dilakukan dengan mengangkat otot dinding dada serta sekeliling kelenjar getah bening di ketiak.

  1. Radiasi 

Terapi ini dilakukan dengan memanfaatkan sinar x bertenaga tinggi yang ditargetkan untuk membunuh kanker. Terapi ini dapat diberikan dalam dua bentuk yaitu yang pertama adalah external beam radiation dan mesin X-ray. Kedua, internal seed radiation yang ditanam dengan menggunakan jarum atau kateter di sebelah lokasi tumor. Menurut hellosehat bahwa jenis pengobatan radiasi ini disebut brachytherapy.

Terapi radiasi teratur diberikan kepada wanita yang masih beresiko tinggi setelah menjalani opeasi mastektomi. Selain itu, radiasi juga digunakan jika kondisi tumor lebih dari 5 cm, tumor menyerang otot dada, dan kanker menyebar ke kelenjar getah bening.

  1. Kemoterapi

Cara pengobatan ini mungkin yang paling dikenal oleh kebanyakan orang. Nah, kemoterapi ini merupakan metode pengobatan kanker payudara menggunakan obat-obatan yang diracik secara khusus untuk membunuh sel kanker.

Obat-obatan kanker umumnya disuntikkan langsung ke pembuluh darah (intravena) atau diminum dengan air. 

Jenis pengobatan ini memiliki efek samping, diantaranya adalah mual dan muntah, diare, lebih mudah infeksi karena sel darah putih rendah, rambut rontok, kuku lebih rapuh, kelelahan karena sel darah merah rendah, luka pada mulut,dan lebih mudah memar atau mengalami pendarahan karena trombosit rendah.

  1. Terapi target

Dalam terapi ini proses membunuh sel-sel kanker tanpa merusak sel sehat disekitarnya. Obat-obatan terapi ini meliputi trastuzumab atau herceptin, pertuzumab atau perjeta, ado-trastuzumab emtansine atau kadcyla (TDM-1), lapatinib atau tykerd, neratinib atau nerlynx.

Selain cara-cara pengobatan di atas ada pula cara lain yaitu terapi hormone, terapi biologis dan imunoterapi. Terdapat pepatah bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Jagalah kesehatan anda agar terhindar dari segala macam penyakit. Semoga bermanfaat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>