Diabetes, Penyakit Jantung, dan Stroke Bisa Terjadi pada Anda

Tahukah Anda bahwa jika Anda menderita diabetes, Anda memiliki peluang lebih besar untuk meninggal karena penyakit jantung atau stroke dan tidak ada bedanya jika Anda seorang wanita atau pria? Salah satu alasannya adalah kadar gula darah yang tinggi membuat dinding pembuluh darah Anda lebih tebal dan menyebabkan mereka kehilangan elastisitasnya, yang pada gilirannya membuat lebih sulit bagi darah untuk melewatinya.

Diabetes tipe 1 dikenal sebagai diabetes awitan-remaja dan biasanya menyerang anak-anak dan dewasa muda serta terkait secara genetik. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang biasanya ditemukan pada orang dengan diabetes tipe 2, yang dikenal sebagai diabetes onset dewasa, penyakit jantung dan stroke.

Depresi: Depresi menggandakan risiko seseorang terkena diabetes dan setelah didiagnosis menderita diabetes, seseorang akan mengalami perubahan gaya hidup utama yang akan menyebabkan mereka menjadi lebih depresi. Perubahan pola makan dan minum obat adalah beberapa hal yang menyebabkan mereka menjadi lebih tertekan.

Obesitas: Obesitas adalah faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular dan sangat terkait dengan resistensi insulin. Kehilangan berat badan telah terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan diabetes.

Tidak aktif: Kurang olahraga adalah faktor risiko utama lainnya. Seiring dengan kehilangan berat badan, olahraga telah membantu mengurangi tekanan darah dan risiko serangan jantung dan stroke.

Hipertensi: Tekanan darah tinggi telah lama dikenal sebagai faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke. Jika Anda memiliki darah tinggi dan diabetes, risiko penyakit jantung meningkat dua kali lipat.

Gejala diabetes adalah kulit penderita diabetes menjadi sangat kering dan terkelupas karena kehilangan air yang berlebihan, menyebabkan dehidrasi yang dapat menyebabkan koma. Juga membutuhkan waktu lama untuk luka atau luka sembuh. Diabetes biasanya disertai dengan penurunan berat badan yang tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa jadi atau tidak bisa menjadi gejala diabetes. Jika Anda mengira menderita diabetes, segera kunjungi dokter untuk mengetahuinya dan tidak ada salahnya memeriksakan jantung pada saat yang bersamaan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>